Obat Penghilang Jerawat dan Efek Sampingnya

Jerawat memang tidak pandang bulu dan sangat menyebalkan. Dia bisa menghinggapi wajah siapa saja yang ia inginkan. Memiliki wajah yang jerawatan tentunya dapat merusak penampilan. Oleh karena itu, anda harus sigap menghadapinya. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan obat penghilang jerawat yang tepat. Anda dapat memilih obat jerawat kimiawi maupun alami. Menggunakan obat jerawat alami membutuhkan ketelatenan yang tinggi. Jika anda tidak memiliki banyak waktu untuk menyiapkan masker jerawat alami dan tidak telaten, ada baiknya anda mencoba obat kimia terlebih dahulu. Obat ini biasanya berbentuk gel dan mudah diaplikasikan. Selain itu, obat ini juga memberi reaksi cepat pada jerawat anda.

Advertisement


Macam-macam obat kimia untuk jerawat

Obat kimia untuk jerawat biasanya dibagi dalam dua grup, yaitu obat yang bebas dijual dan obat yang diresepkan. Jika anda ingin mengobatinya sendiri, anda dapat memilih obat jerawat yang bebas dijual di apotek. Biasanya, obat ini mengandung bahan-bahan tertentu seperti benzoyl peroxide, salicylic acid, dan retinoid. Ketiga bahan ini biasanya tidak dikombinasikan dalam satu produk karena mungkin menimbulkan kontra indikasi.

Ketiga kandungan obat jerawat tersebut memiliki sifat dan manfaat yang berbeda-beda. Benzoyl peroxide dan salicylic acid memiliki manfaat yang hampir sama. Mereka adalah antiseptic yang dapat membunuh bakteri pada jerawat. Selain itu, mereka juga dapat mengurangi inflamasi. Sedangkan retinoid bermanfaat untuk meng-exfoliate kulit mati. Sehingga, jerawat cepat kering dan anda dapat menghindari timbulnya jerawat dikemudian hari.

Efek samping obat jerawat kimiawi

Perlu diketahui, obat jerawat kimiawi dapat menimbulkan beberapa efek samping. Benzoyl peroxide dapat menyebabkan kulit kering, mengelupas, dan gatal. Jika anda memakai krim atau gel yang mengandung bahan ini, sebaiknya anda juga menghindari paparan sinar matahari. Hal ini karena kombinasi sinar UV dan benzoyl peroxide dapat merusak kulit anda. Sedangkan salicilyc acid juga dapat menyebabkan kulit kering. Jika anda bermaksut memakai obat penghilang jerawat yang mengandung retinoid, pastikan anda tidak sedang hamil. Hal ini karena retinoid dapat memberi efek buruk pada janin. Selain itu, bahan ini juga dapat menyebabkan iritasi ringan pada kulit. Efek samping yang ditimbulkan oleh obat jerawat akan hilang jika anda berhenti memakainya.

Terms: macam macam obat jerawat dan efek sampingnya

Advertisement


Previous Post Next Post

You Might Also Like