Advertisement


4 Makanan Penyebab Jerawat

Jerawat merupakan penyakit kulit yang biasanya muncul di area punggung, dada, atau wajah. Tingkat penyakit ini bervariasi dimulai dari gejala ringan seperti komedo sampai tingkat yang parah seperti benjolan berisi nanah dan kista. Biasanya jerawat disebabkan karena adanya perubahan hormon, tetapi jerawat juga bisa disebabkan karena makanan. Pada umumnya makanan yang bisa menyebabkan jerawat adalah makanan yang bisa meningkatkan kadar gula darah sehingga insulin juga meningkat. Peningkatan insulin bisa memacu hormon yang berguna menghasilkan minyak bisa menimbulkan jerawat di wajah Anda. Konsumsi alkohol dan obat-obatan tertentu juga bisa menimbulkan jerawat di wajah Anda. Di artikel ini, akan dibahas tentang makanan yang bisa menyebabkan jerawat di wajah Anda.

Keripik Kentang

Keripik kentang mempunyai indeks glikemik yang sangat tinggi sehingga bisa meningkatkan produksi glukosa dan insulin di dalam tubuh. Selain makanan ini, roti dan kentang goreng juga mempunyai indeks glikemik tinggi yang harus Anda hindari. Sebaiknya Anda mengganti camilan Anda dengan buah dan salad sayur yang segar karena buah dan sayur mengandung berbagai macam vitamin dan serat yang baik untuk menjaga kesehatan kulit Anda.

Soda dan Kue

Makanan dengan kandungan gula yang sangat tinggi seperti kue manis, jus buah yang bercampur susu dan gula, serta soda bisa menimbulkan jerawat. Hal ini disebabkan kandungan glukosa yang tinggi bisa memicu produksi insulin dan membuat wajah Anda berjerawat. Sebaiknya hindari minuman soda dan ganti minuman Anda dengan air putih supaya lebih sehat. Air putih juga bisa membantu mengeluarkan racun dari dalam tubuh Anda.

Cabai

Jika Anda penggemar makanan pedas, maka Anda harus mengurangi konsumsi cabai karena makanan pedas ternyata merupakan salah satu timbulnya jerawat di tubuh Anda.

Makanan Olahan Susu

Keju dan makanan olahan dari susu lainnya memang memiliki kandungan kalsium yang bagus untuk pertumbuhan tulang. Tetapi, makanan ini bisa menyebabkan jerawat jika Anda mengonsumsi secara berlebihan. Kelenjar minyak bisa berkembang dan menyebabkan jerawat. Anda bisa mengonsumsi makanan ini secukupnya saja.

Jerawat: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Salah satu gangguan kesehatan pada kulit yang kerap kali menyerang manusia terutama pada saat usia remaja adalah jerawat. Kondisi ini disebabkan oleh tersumbatnya pori-pori pada kulit sehingga tercipta kantung nanah berbentuk bintik kecil kemerahan. Gangguan ini umum ditemukan pada area wajah, walau ada juga yang mengalaminya di punggung serta dada. Penyebab utama dari keadaan ini ialah produksi minyak yang berlebihan pada kulit serta pengaruh dari hormon. Kelenjar minyak berlebihan pada kulit akan menyumbat saluran folikel serta pori-pori kulit. Penyebab berikutnya adalah tumpukan sel kulit mati yang bercampur debu dan kotoran sehingga menyumbat pori-pori kulit. Faktor lain penyebab gangguan ini adalah bakteri p.acne yang dapat menyebar pada kulit.

JerawatJerawat juga dapat disebabkan oleh kosmetik. Penggunaan kosmetik yang mengandung minyak akan sangat mungkin menyumbat pori-pori kulit. Selain itu, stress juga bisa menjadi pemicu semakin aktifnya kelenjar minyak pada kulit. Gangguan kulit yang satu ini dapat berupa komedo ataupun cystic acne. Komedo merupakan tersumbatnya pori-pori kulit serta dapat berupa blackhead ataupun whitehead. Komedo umum ditemukan pada sekitar hidung, dengan ciri bintik hitam kecil atau bintik putih kecil. Jika diraba, bagian yang terkena komedo akan terasa kasar dan tidak rata. Sementara cystic acne terjadi karena sangat aktifnya kelenjar minyak pada wajah serta cepatnya kulit merespon terhadap peradangan.

Cara mengatasi jerawat sangat beraneka ragam. Umumnya kita bisa menggunakan produk yang dijual bebas di pasaran berupa sabun cuci muka hingga krim khusus yang diklaim mampu membersihkan kulit wajah serta mengurangi produksi minyak berlebih. Kita juga bisa meracik aneka bahan alami untuk mengatasi masalah ini. Di samping semua usaha di atas, tetap harus diperhatikan bahwa kebersihan wajah adalah yang paling penting. Rutin cuci muka dua kali sehari terutama setelah seharian beraktivitas, agar debu dan kotoran tidak menempel di muka serta menyumbat pori-pori. Gunakan masker apabila beraktivitas di luar ruangan atau di bawah terik matahari, terutama apabila kita sering bergelut dengan debu. Apabila diperlukan, konsultasi ke dokter spesialis kulit juga bisa dilakukan.